You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pakis
Pakis

Kec. Sale, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Sugeng Rawuh Website Resmi Desa Pakis Kecamatan Sale Kabupaten Rembang MENUJU PAKIS AGAMIS, NASIONLAIS BERBUDAYA #PAKISMAJU

TRADISI KALEMAN "NILAI TRADISI, BUDAYA DAN RELIGI PETANI"

Adm 12 April 2025 Dibaca 524 Kali
TRADISI KALEMAN "NILAI TRADISI, BUDAYA DAN RELIGI PETANI"

KALEMAN : Nilai Tradisi, Budaya dan Religi Petani.

Konon menurut cerita, upacara Keleman diadakan pertama kalinya pada abad 18. Pada mulanya tradisi ini diawali saat ada seorang warga yang melakukan tirakat dan ritual di makam Mbah Buyut Soko (yang menjadi cikal bakal babat bumi pakis) pada malam sebelum tanam dan pada pagi harinya dilanjutkan dengan mengisi air di sawah untuk memulai menanam padi. Pada saat panen ternyata orang tersebut mendapatkan hasil yang maksimal sehingga masyarakat yang lain kemudian mengikuti ritual tersebut. 

Tradisi ini dilakukan oleh petani satu hari sebelum “mbancaki pari meteng”, lalu keesokan harinya petani pergi ke sawah untuk melakukan bancakan yakni membawa ambeng untuk “mitoni pari meteng”  dimana yang diyakini warga Desa Pakis bahwa Padi Adalah Perwujudan dari Dewi Sri yang sedang hamil berupa padi.

Keberadaan upacara adat Sedekah Bumi Kaleman ini masih sangat diyakini akan membawa berkah bagi masyarakat Desa Pakis. Keleman adalah salah satu tradisi yang terus dilakukan untuk mempertahankan kearifan lokal. Sudah seyogyanya bagi kita sebagai generasi penerus setelah nenek moyang untuk tetap melestarikannya agar tidak punah termakan zaman. Dari nenek moyang turun ke generasi kita saat ini dan semoga tetap lestari sampai ke generasi anak cucu kita kelak.

 

*Dinukil dari Jurnal Hukum Kearifan Lokal : 
UPACARA KALEMAN (ASPEK NILAI TRADISI DAN RELIGI PETANI)
Studi Kasus di Desa Pakis Kecamatan Sale Kabupaten Rembang.

KARYA : Sholikin, S.Pd.I, M.H

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Kabar Rembang